Masalah video panas Ariel NOAH yang menyertakan Luna Maya serta Cut Tary kembali jadi sorotan publik karena tuntutan praperadilan yang diserahkan oleh Instansi Pengawasan serta Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI). Pasti tuntutan ini muncul tanpa argumen serta arah.

Lewat tuntutannya, LP3HI memohon pada Kapolri untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Karena saat delapan tahun ini, masalah video panas yang membuat Ariel NOAH dipenjara ini belumlah jelas putusan hukumnya buat Luna Maya serta Cut Tary. Saat itu, ke-2 aktris ini saling jadi terduga, dan status mereka mengambang.

Oleh karena itu, LP3HI ajukan tuntutan praperadilan yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan supaya status Luna serta Tary jelas. Mereka ajukan tuntutan bernomor 70/Pid. Prap/2018/PN. JKT. SEL pada 5 Juni 2018 kemarin.

” Mengatakan dengan hukum beberapa Termohon sudah hentikan dengan resmi serta berdasarkan hukum pada terduga Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M serta Luna Maya Sugeng, ” isi cuplikan permintaan praperadilan LP3HI ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Hal itu dibetulkan oleh Humas PN Jaksel, Achmad Guntur yang dihubungi melalui sambungan telephone, Selasa, (3/8). Menurut Achmad Guntur, sidang masalah ini telah tuntas serta tinggal menanti putusan.

Ketetapan dari hakim kelak akan dibacakan pada 7 Agustus 2018. Pada sidang pembacaan itu, penduduk dapat ada serta melihat. Akan tetapi belumlah di ketahui apa Luna serta Tary akan hadir menghadiri sidang itu.

Ini Argumen Masalah Video Panas Luna Maya serta Cut Tary Dipraperadilankan
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
You might also likeclose