Tio Pakusadewo membacakan pledoi dengan kata lain pembelaan menyikapi tuntutan hukuman 6 th. penjara dari Jaksa Penuntut Umum. Seperti di ketahui, tuntutan ini dikira tidak adil serta tidak logis, baik oleh pihak Tio ataupun deretan artis yang lain.

Selesai sidang pembacaan pledoi, kuasa hukum Tio, Ari Marabesi ikut buka nada tentang jalannya sidang selama ini. Ari menuturkan lagi argumen mengapa clientnya konsumsi obat-obatan terlarang yang disebutnya untuk memudahkan rasa sakit.

” Awal-awalnya Om Tio pengguna serta sudah sempat berhenti, lalu lantaran kecelakaan dia gunakan sekali lagi untuk kurangi rasa sakit, namun sayangnya Jaksa Penuntut Umum tak membacakan hal itu dalam tuntutan. Bukanlah referensi dokter, lantaran dia sendiri. Lantaran dia dahulu pemakai, mungkin saja dia terasa dengan memakai sabu ini rasa sakitnya hilang. Tidak alibi, lantaran pada kenyataannya seperti cobalah dipandang sekian kali persidangan beliau bila jalan seperti terpincang-pincang lantaran masang pen, ” terang Ari saat didapati di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/6).

Tanggal 5 Juli yang akan datang giliran JPU yang bakal membacakan replik untuk meng-counter pledoi dari Tio. Untuk Ari, hal semacam itu sangatlah lumrah, serta dianya telah siap hadapi tuntutan-tuntutan dari pihak JPU yang pastinya berupaya untuk menghukum Tio seberat-beratnya.

” Ini hak JPU, dia bakal replik ini sah-sah saja. Kita juga kelak bakal menyikapi dalam duplik gitu. Kita belum juga menyiapkan replik saja belumlah ada. Bila JPU peluang bakal menyanggah apa yang kita berikan, dia memiliki hak. Kelak kita berikanlah seluas-luasnya untuk majelis hakim serta perkara yang seluas-luasnya dia yang bakal menilainya, ” sambungnya.

Seperti di ketahui, Tio sudah sempat melakukan rehabilitasi sepanjang 3 bln. situsya. Di kesempatan ini, pihak JPU menyebutkan Tio tak kooperatif, hingga patut dihukum berat. Ari juga membetulkan hal semacam itu.

” Jadi didalam surat ini di sampaikan kalau terdakwa (Tio) tak koperatif dalam menggerakkan rehab. Om Tio itu sakitnya mental serta perialku, jadi tidak bakal koperatif lah bila kalau beliau tak koperatif serta tempat tinggal sakit tidak dapat maka dari itu diajuin ke tempat tinggal sakit yang kita dapat bukanlah dipindah ke tahanan, ” pungkas Ari.

Incoming search terms:

  • https://yandex ru/clck/jsredir?from=yandex ru;search;web;;&text=&etext=1838 iilOFhFk7LaGYKfORvHhoqXMiYZNa6nTUiwUd7eRUx9CKNspDrSu9iBwjQ0LQYCt 87f44315dc4808b545fc93dc113f971cd4be4849&uuid=&state=_BLhILn4SxNIvvL0W45KSic66uCIg23qh8iRG98qeIXme
  • https://yandex ru/clck/jsredir?from=yandex ru;search;web;;&text=&etext=1838 Vac7peR5Jo7UJ1826Ezzpgmk-rAL6CXwAxLaYSxEhoEc7rSU0ZSKEhU8l-2Vjofz edabc5820e03d2a85eb5071205fe3bad2f9285ac&uuid=&state=_BLhILn4SxNIvvL0W45KSic66uCIg23qh8iRG98qeIXme
Kuasa Hukum Akui Tio Pakusadewo Tak Kooperatif Waktu Rehab, Namun…
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
You might also likeclose