Sukai dengan film-film fantasi dengan tone yang dark dan beberapa ciri-ciri aneh jenis ALICE IN THE WONDERLAND atau MALEFICENT? Well, film ini mungkin saja pas untukmu. Dengan judul yang panjang, MISS PEREGRINE’S HOME FOR PECULIAR CHILDREN nyatanya suguhkan banyak hal yang cukup membuat kamu mikir.

miss-peregrine-s-home-for-peculiar-children-character-posters-show-the-peculiarities

Film ini di inspirasi dari buku dengan judul yang sama karya Ransom Riggs th. 2011. Mengapa di inspirasi? Lantaran narasi film ini berbeda persis dengan yang ada di buku. Jadi bila anda telah baca bukunya serta mengharapkan lebih dalam film ini, mungkin anda kecewa.

Atau jadi tak. Ada satu aspek yang memastikan film ini bagus dari segi visual atau tak : Tim Burton. Silahkan saksikan laman Wikipedianya serta teliti daftar film yang telah digarapnya, kurang lebih dapat anda simpulkan sendiri tone film serta visualnya akan seperti apa.

peregrins-gallery6
Film ini menceritakan mengenai Jake (diperankan Harapan Butterfield) yang mencari tahu penyebabnya kematian kakeknya, Abe (Terrence Stamp) dengan cara misterius. Penelusurannya membawa Jake menuju tempat tinggal Miss Peregrine (Eva Green), pengasuh anak-anak dengan kekuatan spesial.

Soon, Jake sadar bila dia mesti hadapi musuh yang tidak mudah, Mr. Barron (Samuel L Jackson) yang hoby mengonsumsi mata beberapa Peculiar (anak-anak dengan kekuatan spesial) beserta pasukan Hollow yang cuma dapat diliat oleh Jake.
Dari segi plot narasi, nothing special sih sesungguhnya. Plot mengenai seorang yang masuk dunia baru, lalu jadi pahlawan lantaran dikira memiliki suatu hal yang dapat melawan makhluk jahat dalam dunia itu telah ada mulai sejak zaman film Alice In the Wonderland pertama kalinya di luncurkan.

Begitu halnya hubungan narasi yang di tawarkan. Tim Burton berniat menyetting film ini supaya masihlah pas bila dilihat oleh anak usia 12 tahunan, jadi janganlah berharap anda memperoleh plot twist, sumpah serapah, adegan sex atau kissing yang terlalu berlebih, serta bunuh-bunuhan. Tim kelihatannya hindari itu semuanya, meskipun dalam sebagian situs, reviewers katakan kalau film ini masihlah tidak layak lihat untuk bocah lantaran tone gelap serta sebagian ciri-cirinya yang menakutkan.

Namun seperti disebut dimuka tadi, yang perlu digarisbawahi dalam film ini yaitu : Visual. Yap, Tim Burton benar-benar sangat detil banget dalam film ini, yang paling kentara yaitu setting th. 40-an yang otentik. Belum lagi penampilan penuh warna yang bakal bikin dirimu kerasan melihat film ini, meskipun jalan ceritanya berkesan standard.
Satu lagi, CGI. Yap, Tim juga menyuguhkan penampilan CGI yang dapat bikin kita terkagum-kagum. Seolah segalanya nyentrik bin aneh yang ada di otak Tim keluar semuanya dalam film ini. cuma ada banyak hal yang agak mengganjal, terlebih CGI dari sosok Hollow yang berkesan seadanya, biaya tidak tebal kah? Dengan biaya 1, 4 Triliun, cuma selisih 500 miliar dari ALICE IN THE WONDERLAND, kelihatannya terlalu berlebih bila disebut biaya film ini mepet.

peregrins-gallery5

At the end, kita tetaplah mesti menghidangkan hiburan yang mengasyikkan untuk putra putri kita kan? Bila anda miliki anak dibawah 13 th., better stay away from this movie. Yes, memanglah Tim Burton telah sedapatnya bikin film ini supaya pas dilihat oleh kebanyakan orang, namun tetap harus ada sisi yang di rasa begitu creepy, bahkan juga untuk ukuran orang dewasa meskipun.

Tetapi demikian, acung jempol untuk satu diantara lagi karya Tim Burton yang mengagumkan. Tidak dari hubungan narasi, tetapi dari imajinasi liarnya yang dapat dituangkan dengan baik kedalam segi visual. Lihat film ini, serta bersiaplah dibawa kedalam dunia imajinasi versus Tim Burton.

‘MISS PEREGRINE’, kaya visual keren tetapi miskin jalan cerita
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
You might also likeclose