Shakira Aurum putri Denada harusnya melakukan hidup yang demikian berat semenjak umur awal. Seperti didapati, si cantik itu divonis menderita kanker leukimia serta sekarang tengah melakukan proses kemoterapi yang cukuplah panjang di Singapura.

Saat perawatan berjalan, Denada tetap sigap ada disamping anak semata-mata wayangnya itu. Beberapa peristiwa bahagia ataupun susah sudah dilaluinya. Akan tetapi yang tentu, bagaimanapun, wanita berdarah Batak itu tetap optimistis bila putrinya dapat keluar dari masalah ini.

“Masih tetap dua tahun kembali serta masih tetap kemoterapi sebab memang itu jalan penyembuhan yang perlu dilewati oleh anak saya. Serta banyak roller coasternya, banyak up and downnya. Terkadang di satu peristiwa ia dapat mengecil badannya sebab tidak ingin makan, tidak dapat makan, tetapi kelak masuk di kemo yang lainnya badannya dapat membengkak jadi berat. Saya masih tetap benar-benar berupaya sehari-harinya untuk dapat selalu mengikuti anak saya menyemangati ia itu yang sangat terpenting,” tutur Denada saat didapati di lokasi kapten tendean, jakarta selatan, kamis (21/2).

1. Sekolah di Singapura?

Shakira tidak dapat mengenyam pendidikan dengan normal seperti anak-anak lainnya seumurannya. Walau demikian, Denada akan mendaftar anaknya ke satu program pendidikan child care untuk anak-anak pasien leukimia.

“Iya insya Allah juga bakal sekolah disana, tetapi sebenernya itu bukan sekolah ya, itu untuk anak-anak yang kondisinya seperti Shakira. Keadaan yang seperti Shakira ini belum juga bisa ada dalam tempat umum atau bersekolah. Tetapi di Singapura ada tempat seperti child care, itu tempat anak-anak leukimia melakukan kemoterapi serta dikasihkan pekerjaan seperti kegiatan-kegiatan yang ada dalam tempat bermain,” sambung wanita berumur 40 tahun ini.

2. Terlambat

Sebetulnya, Shakira sempat akan melakukan program child care itu. Akan tetapi sebab kondisinya sudah sempat alami penurunan sampai diopname, jadi dokter juga melarang Shakira pergi ‘sekolah’ untuk sekarang ini. Denada juga hanya dapat yakin dengan ketetapan dokter.

“Tempo hari bisa, tetapi kondisinya Shakira sudah sempat turun jadi dokternya tidak kasih izin. Jadi tidak apa-apa kita nurut saja kata dokter meskipun tempo hari Shakira sempat seneng, sebab kan 9 bulan ia di dalam rumah saja tidak bisa ke mana-mana. Ia tentu sedih tetapi kita lakoni menurut dokter yang terunggul,” pungkas Denada.

Anak Denada, Shakira Aurum Akan Sekolah di Singapura?
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
You might also likeclose