Tata Liem Blak-Blakan Paparkan Fakta Kagumi Inul Daratista

Pelantun dangdut Inul Daratista didapuk jadi salah satunya Wanita Ide 2018 oleh Yayasan Wanita Ide. Perihal ini jelas makin membuat nama Inul semakin diakui rekam jejaknya. Manager artis, Tata Liem juga memberi tanggapannya masalah penghargaan yang di terima Inul.

Menurut Tata, Inul begitu patut jika dimaksud serta mendapatkan penghargaan menjadi salah satunya wanita ide 2018. Tidak cuma sukses menjadi pelantun dangdut, Inul ikut memberikan inspirasi beberapa wanita melalui keberhasilannya menjadi pelaku bisnis dan menjadi ibu rumah-tangga.

“Saya pribadi begitu takjub dengan kehidupan ia yang begitu simpel, ramah serta begitu menyukai anak ikut keluarganya. Ini (penghargaan wanita ide 2018) begitu jadi contoh bagi beberapa wanita dimana juga jika wanita yang hebat serta kuat itu, masih ia pada kodratnya yakni ia menjadi wanita, ibu yang baik buat anaknya, ikut istri yang hebat buat suaminya,” papar Tata Liem waktu didapati di Lokasi Thamrin baru saja ini.

Diluar itu, Tata Liem ikut menyebutkan Inul menjadi salah satunya tolak ukur buat pelantun dangdut wanita yang baru untuk sukses. Tidak cuma miliki karya yang meledak di market, sikap Inul yang simpel serta ramah menurut Tata mesti ditiru pelantun dangdut baru.

“Inul jika saya bisa katakan itu ialah acuan buat pelantun dangdut wanita yang baru ya. Ia itu sangat ramah serta simpel. Saya ikut ingin kelak artis-artisku dapat mengikuti sikap Inul. Saat telah diatas, tidak lupa dengan yang dibawah,” lanjut Tata Liem.

Tidak lupa, perkataan selamat juga mengalir dari bibir Tata Liem untuk Inul untuk penghargaan wanita ide 2018. Dia mengharap, nanti dari Yayasan Wanita Ide dapat selalu memberi animo pada wanita-wanita Indonesia hebat di luar sana.

“Satu kali lagi saat buat Inul. Mudah-mudahan penghargaan ini selalu ada setiap tahunnya,” ujarnya.

Malam Tahun Baru, Glenn Fredly Persembahkan Konser Istimewa

Jakarta – Di penghujung 2018, Glenn Fredly siap menyediakan satu konser istimewa. Konser itu bertopik “Celebrating New Year’s Eve 2019 Like Never Before with Glenn Fredly & Bakuucakar”.

Konser Glenn Fredly ini diadakan di DoubleTree by Hilton Jakarta Diponegoro bersama dengan Bank Mandiri serta Hard Rock FM. Glenn Fredly menjelaskan jika konser ini ialah satu bentuk perayaan satu dekade karirnya bersama dengan The Bakuucakar.

045945300_1538574498-Glenn_Fredly

Hal tersebut dikatakan waktu didapati di lokasi Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

“Masuk tahun 2019 saya begitu excited sekali bersama dengan rekan-rekan musisi yang telah mengikuti saya, jadi ini sekaligus juga selebrasi saya dengan team saya The Bakuucakar yang temani saya dalam kurun waktu sepuluh tahun. Jadi ini satu dekade saya bermusik bersama dengan mereka,” kata Glenn Fredly dalam pertemuan wartawan itu.

Sesaat untuk topik sendiri, Glenn Fredly mengusung masalah optimisme dalam menyongsong tahun 2019 yang akan datang. Hal tersebut tergambar dalam single terbaru Glenn Fredly “Like Never Before”.

097648800_1544097333-WhatsApp_Image_2018-12-06_at_4.00.06_PM

“Topik sich sebetulnya diambil dari single sayang tempo hari bagi beberapa games, Like Never Before. Seperti masuk 2019, yang miliki optimisme. Jadi topiknya ialah lihat suatu dengan optimistis dan berfikir positif untuk lihat beberapa hal yang baru,” lanjut Glenn Fredly.

009455800_1544097334-WhatsApp_Image_2018-12-06_at_4.00.26_PM

Selain itu, Glenn Fredly ini bisa di nikmati dengan beli ticket yang telah mulai ada semenjak Kamis (6/12/2018). Untuk kelompok Diamond sitting dibanderol di harga Rp 2,950,000. Sesaat untuk kelompok Diamond festival Rp 2,450,000, Gold sitting Rp 2,450,000, Golf festival Rp 1,450,000, Silver sitting Rp 1,650,000 serta untuk kelompok Silver festival seharga Rp 750,000.

Kulit Ibunda Telah Kendur, Jessica Iskandar Ajak Operasi Plastik

Depok – Ibunda Jessica Iskandar dalam tempo dekat akan berulang tahun ke-63. Menjadi seseorang anak, Jedar, demikian ia biasa dipanggil, sudah mempersiapkan hadiah spesial.

Tidak ingin memberikan hadiah yang seringkali dikasihkan beberapa orang, Jessica Iskandar sudah mempersiapkan dari saat ini.

“Jessica anti-mainstream. Intinya yang lainnya kasih hadiah tas, ia kasih hadiah muka,” tutur Erick Iskandar, di lokasi Depok, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018).

Disadari Jessica Iskandar, ibunya cukup sudah tua, hingga mempunyai kulit keriput. Karena itu, dia akan membiayai wanita yang telah melahirkannya itu melakukan operasi plastik supaya kembali muda.


Bukan tiada fakta Jessica Iskandar memberi hadiah itu. Karena, sampai kini ibunya belum pernah melakukan perawatan.

‎”Ibu dari saya SMP, badannya telah mulai kendor. Ibu pengin yang kendor dinaikin begitu. Ibu tidak ada perawatan, serta tidak ada menjaga diri. Saya kan setiap minggu laser. Saat ini saya selalu kebayang, berani tidak ya ajak ibu operasi muka,” tutur Jessica Iskandar.

‎Namun, ‎sebelum memuluskan gagasannya, Jessica Iskandar serta ibunya terlebih dulu lakukan konsultasi ke psikolog. ‎ Hal tersebut karena sang ibunda telah tidak kembali muda.

“Ada psikologi ikut ya, takut kenapa-kenapa Ibu kan telah umur 63. Berani tidak yah. Uangnya telah ada, tetapi masih tetap takut sebab beresiko serta banyak yang wafat. Saya mencari yang terunggul serta yakin. Saya bertanya ke Amerika, Jerman, paling akhir di Korea. Di Korea menyiapkan konsultan bahasa Indonesia, lebih mempermudah. Saya mencari rumah sakit yang bagus, benar, serta populer. Jadi ya sudah, kembali lagi ke Korea. Ini keinginan Ibu sejak dahulu,” jelas Jessica Iskandar.

Jika tidak ada halangan, Jessica Iskandar serta ibunya akan terbang ke Korea dalam tempo dekat ini. Saat 10 hari dianya ada di Korea temani ibunya untuk melakukan operasi.

‎”Pergi 8 Desember 2018 ke Korea. Saya anter sendiri. Jadi saya ajak rekan, sama Selly, dokter Iren turut. Sekalipun berlibur disana. Ibu 10 hari. Ada hasilnya, sebab satu muka operasinya. Memerlukan jahitan, luka lebam dan sebagainya,” pungkas Jessica Iskandar‎.

Tidak Kembali Muda, Sophia Latjuba Kesusahan Lari-Lari Sekalian Gunakan Daster

Jakarta – Sophia Latjuba ikut sisi dalam film horor Mata Batin 2. Ibunda Eva Celia itu jadi salah satunya pemeran sentra dalam film rumah produksi Hitmaker Studios itu.

Bertindak pemilik panti bimbingan yang menaruh misteri, Sophia Latjuba terasa ditantang saat lakukan syuting Mata Batin 2.

Masalahnya Sophia Latjuba mesti memerankan beberapa adegan action sekalian berlarian larut malam. Menariknya, adegan lari-larian itu ditempuh Sophia Latjuba sekalian memakai daster serta sandal jepit saja.

“Delapan puluh % rintangannya di action. Tidak ada adegan saya yang tidak lari. Lari selalu, dengan sandal serta daster. Semua take-nya malam, itu rintangan sekali,” kata Sophia Latjuba waktu peluncuran teaser trailer film Mata Batin 2 di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa 94/12/2018) malam.

Walau berkesan remeh, hal tersebut di rasa berat oleh Sophia Latjuba. Ibu dua anak ini mengakui kesehatan fisiknya tidak seperti dahulu saat remaja.

“Saya kan bukan 20 tahun kembali ya, jadi adegan itu rintangan sendiri buat saya. Ini betul-betul kita digali fisik, emosi serta mental. Semua deh,” papar artis 48 tahun ini.

Perasaan capek yang dikerjakan saat 25 hari syuting juga pada akhirnya terbayar selesai Sophia Latjuba lihat hasil koreksi film itu.

“Tetapi selama ini filmnya mengagumkan. Sesudah lihat trailer, capeknya hilang seperti habis melahirkan-lah,” kata Sophia Latjuba.

Midnight Quickie Launching Single Baru di Bawah Naungan Label Perancis

Jakarta – Salah satunya band indie lokal, Midnight Quickie kembali mencatatkan prestasi. Band yang dinaungi oleh Charita Utami serta Irsan Ramadhan ini dengan raper Kara Chenoa serta produser musik, Bleu Claire, melaunching satu single paling baru berjudul Call My Name.

Menariknya, Midnight Quickie featuring Kara Chenoa serta Bleu Claire ini melaunching lagu baru mereka dibawah naungan cap asal Perancis, Kitsune Musique. Bahkan juga, cap Perancis itu lah yang terlebih dulu tawarkan Midnight Quickie untuk melaunching lagunya dibawah naungan cap mereka.

“Jika dapat disebut ini single kita sesudah Summer Love, ini single ke-7 kita. Mengapa sama cap Perancis? Kita dahulu di lagu Summer Love sudah sempat masuk salah satunya playlist di Spotify, itu playlist dunia, dari sana kita bisa spotlight dari Kitsune,” kata Irsan Ramadhan dari Midnight Quickie waktu didapati di lokasi Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2018).

Menurut data, pendengar lagu Summer Love 57 % memang datang dari Amerika Serikat, sesaat di Indonesia sendiri pendengar lagu itu cuma dibawah angka 10 %.

Pergi dari keberhasilan lagu Summer Love itu lah kerja sama pada Kitsune Musique serta Midnight Quickie berlangsung. Walau awalannya, Midnight Quickie sendiri tidak langsung meyakini penawaran itu.

“Pada akhirnya kita dikontak, awalannya gue fikir ah becanda nih. Gue diemin, tidak gue balas benar-benar. Pada akhirnya ia e-mail kembali. Oh nyatanya bener Kitsune. Pada akhirnya kita kerjain, kita submit, selalu di terima,” jelas Irsan kembali.

Single paling baru Midnight Quickie ini dapat disebut berlainan dengan lagu-lagu awal mulanya. Mengingat Midnight Quickie serta Kara Chenoa dan Bleu Claire mempunyai warna musiknya semasing.

“Sebab ciri-ciri midnight quickie ini lebih ke cult pop, jika Bleu Clare lebih ke house music, jika kara lebih ke Rnb rap, jadi kita menggabungkan tiga warna musik itu di satu lagu,” kata Kara Chenoa.

“Jadi porsinya 33% Midnight Quickie, 33% Bleu Claire, serta 33% Kara Chenoa,” timpal Irsan.

Paling akhir, mereka mengharap kerja sama ini dapat jadi batu loncatan di karir bermusiknya. Besar keinginan Midnight Quickie untuk dapat bekerjasama dengan musisi-musisi luar negeri.

“Gue mengharap sekali lagunya dapat meledak di worldwide serta di Indonesia juga. Selalu dapat kerjasama sama artis-artis sana,” tutup Irsan Ramadhan.