Nyamar Jadi Mbok Jamu, Aurel Hermansyah Membuat Juru Parkir Berprasangka buruk

Jakarta Aurel Hermansyah ikuti jejak beberapa artis Tanah Air yang terakhir suka lakukan prank. Putri Anang Hermansyah serta Krisdayanti itu menyamar jadi seseorang penjual jamu di Malang.

Pengalamannya ini, dia berikan melalui satu vlog di kanal YouTube The Hermansyah A6 yang diterbitkan pada Minggu (20/4/2019) kemarin.

“Oke saya telah tiba di Pasar Besar di Malang, saat ini kita ingin prank orang,” kata Aurel Hermansyah memulai video.

Untuk memperlancar misinya, wanita 20 tahun ini merubah penampilannya jadi seseorang penjual jamu gendong, komplet dengan bakul berisi botol serta selendang ciri khas penjual jamu. Aurel terlihat kesukaran waktu akan mulai menggendong dagangannya di Pasar Besar Malang.

Gadis berumur 20 tahun itu kesukaran mengikat selendang untuk membawa bakul jamu gendongnya. Bahkan juga dia sudah sempat menjatuhkan dagangannya. “Aduh. Sulit sekali Pak,” kata Aurel Hermansyah.

Selang beberapa saat, seseorang juru parkir beli jamu Aurel. Tetapi pria itu sudah sempat berprasangka buruk dengan Aurel yang dikatakannya bukan penjual jamu asli.

“Ini bukan tukang jamu asli ya. Gunakan selendangnya kesulitan,” goda sang juru parkir sekalian ketawa. Aurel lalu berkelit, dia beralasan baru jadi penjual jamu.

“Iya saya baru Pak, yang buat suami saya. Saya jualannya baru ini hari Pak, sulit,” katanya.

Sesudah beli jamu Aurel, sang juru parkir nyatanya lakukan satu aksi tidak tersangka. Dia memberi Aurel sebungkus nasi. Waktu Aurel akan bergerak dari depan toko, nasi itu telah bergantung di pintu rolling dari toko itu.

Waktu diwawancari team Aurel, juru parkir itu akui lihat beberapa keanehan pada sikap Aurel. Tidak cuma lihat tingkahnya yang kaku, dia pun terasa logat bicara putri Anang itu serupa masyarakat Jawa Barat, bukan Jember seperti yang disadari Aurel.

Juru parkir itu akui menyengaja memberi jatah makan siangnya sebab terasa kasihan dengan Aurel. “Kasihan, tuturnya orang jauh, kerja, serta lapar,” kata pria yang akui tidak tahu jika wanita penjual jamu barusan ialah Aurel.

Polisi Mulai Selidiki Laporan Erin Taulany Hina Calon Presiden

Jakarta Erin Taulany diadukan ke polisi berkaitan aktivitasnya di sosial media. Ibu tiga anak itu dipandang lakukan pencemaran nama baik juga ajaran kedengkian pada satu diantara calon presiden, Prabowo Subianto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, akui sudah terima laporan mengenai Erin Taulany.

Sekarang pihaknya akan menyelidik lebih dalam berkaitan upload Erin Taulany di Instagram Story-nya yang dipandang mengejek Prabowo Subianto.

“Kita selidiki dahulu,” kata Kombes Pol Argo Yuwono waktu dihubungi pewarta di Jakarta, Minggu (21/4/2019).

Menurut Argo Yuwono, laporan pada Erin Taulany dikerjakan oleh seseorang pengacara bernama M. Firdaus pagi barusan di Polda Metro Jaya.

“Laporinnya barusan pagi seputar jam 10.00 WIB,” tutur Argo.

M. Firdaus menjelaskan, laporan itu dikerjakannya karena memandang Erin Taulany telah kelewatan.

“Saya lihat, ini telah begitu kelewatan, mengejek berterus-terang, bahkan juga seperti menelanjangi, tanpa ada lihat kredibilitas Bapak Prabowo Subianto,” tutur Firdaus.

Ini Penampakan Pakaian Pengantin Ajaib Punya Ajun Perwira

Jakarta – Pernikahan Ajun Perwira serta Jennifer Supit tinggal mengkalkulasi hari. Kedua-duanya akan mengikat janji sehidup semati di Bali pada 23 April 2019 akan datang.

Sebelum bertolak ke kampung halaman, Ajun Perwira juga lakukan fitting terakhir kalinya di Wong Hang Tailor di Grand Indonesia Mall, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019). Didampingi pemilik Wong Hang, Samuel Wongso, Ajun pastikan pakaian spesialnya sesuai keinginan.

“Ini fitting paling akhir bersama dengan brother Sam. Tempo hari hanya sekali ukur tahu-tahu, fitting langsung cocok sekali serta tidak ada koreksi. Memuaskan-lah akhirnya, ajaib,” kata Ajun Perwira.

Pembuatan dua jas yang dipakai Ajun Perwira waktu menikah, termasuk cukuplah kilat. Samuel Wong Hang akui kerja tambahan cepat untuk menguber waktu pernikahan yang tinggal sesaat .

“Satu bulan lantas semestinya satu jas dituntaskan tiga minggu, tetapi ini dua jas (ditangani) dua minggu. Sebab memang nikahnya tinggal satu minggu, jadi ingin tidak ingin mesti dibikin berhati-hati serta super cocok,” kata Samuel Wongso.

Dua Mode

Spesial untuk Ajun Perwira, Samuel Wongso, membuat dua mode jas bergaya British. Mode ini menurut Samuel pas dengan ide pernikahan Ajun serta Jennifer yang berada di tepi pantai.

“Saya membuat cukup British Model, jadi rompinya double brites. Celananya pun english sub lurus ke bawah tanpa ada sabuk. Cuma pakai tali di samping dengan jasnya dua kantong. Memang konsepnya pun nikahnya yang di tepi pantai,” jelas Samuel Wongso.

Waktu Nyoblos, Al Ghazali Ingat Nasib Ahmad Dhani

Jakarta – Al Ghazali akui ketertarikan turut sisi dalam pesta demokrasi Pemilu 2019. Dia terlihat ada ke TPS 049 di lokasi Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019), untuk pilih jagoannya menjadi pemimpin Indonesia periode 2019-2024.

Tidak hanya ketertarikan, Al Ghazali pun menuntut keadilan buat sang bapak di Pemilu 2019. Karena ayahnya yang mencalonkan diri menjadi caleg mesti kandar karena terjegal masalah ajaran kedengkian serta divonis hukuman penjara.

Tidak cuma itu, bapak Al Ghazali pun tengah melakukan persidangan masalah yang sama di Surabaya, Jawa Timur. Karena Ahmad Dhani mengatakan kata kasar yang diperuntukkan pada beberapa Banser yang mencegatnya masuk ke Surabaya.

“Ya mencari keadilan lah, soalnya bapak kan nyaleg pun,” kata Al Ghazali selesai mencoblos.

Buat Al Ghazali, hukum begitu tidak memihak pada ayahnya. Dia akui sedih karena ayahnya mesti mendekam di penjara.

“Agar (hukum) pun tidak tajam ke bawah serta tumpul ke atas,” tutur Al Ghazali.

Oleh karena itu, Al Ghazali memakai kaus berwarna putih bergambarkan muka ayahnya waktu mencoblos. Ini adalah bentuk supportnya buat sang bapak, supaya memperoleh keadilan atas masalah hukum yang menerpanya.

“Iya gunakan pakaian ini (Ahmad Dhani ‘My Hero’) sebab cocok saja soalnya sama situasi ini (Pemilu 2019). Ya kembali kenang bapak lah (gunakan pakaian Ahmad Dhani). Sebab bapak pun Calon legislatif kan,” tutur Al Ghazali.

Gara-Gara Perihal Ini, Maudy Koesnaedi Sudah sempat Ingin Mundur dari Ave Maryam

Jakarta Ave Maryam, film paling baru yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi, mulai disiarkan di bioskop Tanah Air di hari ini, Kamis (11/4/2019). Dalam film ini, wanita 44 tahun itu bertindak menjadi seseorang suster bernama Maryam yang melawan pilihan susah dalam kehidupannya.

Nyatanya Maudy Koesnaedi sudah sempat terpikir untuk mundur dari film Ave Maryam. Ini dikarenakan situasi kesehatannya.

“Ada saat-saat dimana saya kurang sehat saat itu, serta telah mendekati agenda syuting,” papar Maudy Koesnaedi waktu berkunjung ke kantor Liputan6.com di Gondangdia, Jakarta Pusat, waktu lalu.

Maudy menjelaskan gagasan syuting Ave Maryam tidak dapat diotak-atik sebab terkait dengan agenda pemain serta kru lainnya, dan perizinan dari keuskupan.

“Saya katakan ke Roby (sutradara), jika ingin ubah orang tidak apa-apa deh,” katanya

Peranan yang Melawan

Maudy berfikir untuk mundur dari Ave Maryam sebab ciri-ciri yang dia mainkan ini pula termasuk berat, sesaat kondisinya tengah kurang fit.

“Menurutku peranan ini berat, sebab minim dialog serta penuh dengan perasaan yang dalam. Serta perasaan ini yang perlu kita deliver ke pemirsa serta perlu daya yang besar,” katanya.

Restu Suami

Dia lalu berkonsultasi dengan sang suami masalah peranannya ini. “‘Terserah jika kamu fikir ini dapat membahagiakan serta memberikan daya untuk kamu, jalanin’,” papar Maudy menirukan perkataan sang suami.

Dengan restu suami, Maudy pada akhirnya berani melakukan syuting. Nyatanya lama-lama situasi kesehatannya semakin lebih baik. Walau sebenarnya di hari pertama syuting, dia belum pulih benar.

“Itu hari pertama belum juga 100 %, bahkan juga belum dapat gunakan sepatu sebab kaki abuh,” katanya.