Media sosial seringkali disalahgunakan oleh beberapa pihak untuk beberapa hal yang berbentuk negatif, seperti menyebar kedengkian sampai keluarkan beberapa kata yang tidak patut. Yang paling baru, artis Dian Nitami jadi korbannya. Istri dari Anjasmara itu dirudung oleh seseorang haters dengan beberapa kata yang berbentuk bodi shaming.

Anjas lantas akan memutuskan untuk membawa masalah ini ke jalan hukum lewat cara memberikan laporan sang hater ke pihak kepolisian. Sebetulnya ini bukan pertama kali Anjas serta Dian memperoleh kritikan yang ke arah bodi shaming, akan tetapi pada akhirnya kesabaran Anjasmara telah habis.

“Ada sebetulnya yang katakan istri saya, ‘Mbak Dian kok gemuk sich, Anjas kok saat ini gini sich, ini itu, ah ini artis sudah tidak laris, artis lawas’. Kalian ingin menjudge saya seperti apa pun it’s okay. Tetapi sehubungan anda telah ambil suatu hal yang menurut saya tidak pada tempatnya, telah mengganggu kenyamanan istri saya, kenyamanan keluarga saya, jadi saya mesti ambil satu aksi yang tegas,” tutur bintang sinetron Tersanjung itu saat didapati di lokasi Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (3/1).

1. Suport Rekan Artis

Anjasmara memberikan laporan sang hater atas basic inisiatifnya sendiri. Akan tetapi perbuatannya itu memang memperoleh dukungan dari tema-teman artis lainnya yang telah jengkel dengan beberapa kasus cyber bullying berbentuk bodi shaming.

“Jika dengan cara langsung sich tidak, tetapi saat saya lakukan laporan itu banyak yang komen. Ya bagus, semoga dapat dilakukan tindakan serta tidak ada kembali orang yang semena-mena pada orang yang lain,” sambung Anjasmara.

Anjas ikut mengatakan supaya aksi bodi shaming, baik itu dalam dunia maya ataupun dunia riil mesti ditindak dengan serius. “Merujuk pada undang-undang yang telah disahkan oleh pemerintah tentang bodi shaming ini, mari kita bersama mengawasi ranah media sosial ini. Sebetulnya bukan sekedar di media sosial, di kehidupan kita tidak untuk lakukan bodi shaming pada siapa saja,” tegasnya.

2. Bahaya Bodi Shaming

Lebih jauh, Anjasmara ikut mengutamakan bahaya dari bodi shaming yang dapat memunculkan dampak negatif buat beberapa korban. Bahkan juga tidak tutup peluang juga bila bodi shaming dapat membuat sang korban dipenuhi perasaan dendam serta menyalurkannya lewat cara yang tidak baik nantinya.

“Semoga tidak ada kembali bodi shaming yang berlangsung di penduduk, sebab bodi shaming ini begitu beresiko. Pertama jika terus menerus berlangsung, jadi yang akan dirugikan ialah orang yang terima bodi shaming itu. Satu ia dapat frustrasi, lantas bunuh diri atau yang satu kembali ia akan lakukan beberapa hal yang malah akan membahayakan dianya dan orang yang lain,” jelas pria berumur 43 tahun ini.

“Seperti misalnya kita seringkali tonton sinema killer di Amerika banyak loh mereka yang jadi jahat sama orang ngebunuh-bunuhin orang dikarenakan ia dibully sebab buruk, ia kurus, ia gini, ia begitu, semua jenis. Pada akhirnya ia miliki dendam dengan orang yang lain serta ia lakukan beberapa hal yang tidak baik pada orang yang lain. Semoga sesudah ini beberapa orang yang makin bijaksana serta arif dalam bertutur kata di media sosial,” pungkas Anjasmara.

Dian Nitami Jadi Korban Haters, Anjasmara Paparkan Bahaya Bodi Shaming
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
You might also likeclose