Program komedi PESBUKERS kembali memperoleh surat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI. Hal itu karena pengucapan kurang layak Elly Sugigi yang tampil pada episode 28 Februari 2018 jam 16. 27 WIB.

Dalam surat per tanggal 13 Maret 2018 dengan nomor 126/K/KPI/31. 2/3/2018, dituliskan apabila ada seseorang wanita yaitu Elly Sugigi mengatakan kata (maaf) “Tai” pada rekannya. Menurut KPI muatan itu tidak bisa dipertunjukkan karna memberi dampak jelek pada anak-anak serta remaja.

Type pelanggaran ini digolongkan jadi pelanggaran atas penghormatan pada etika kesopanan serta kesusilaan. Dan perlindungan anak-anak serta remaja.

” KPI Pusat mengambil keputusan kalau siaran itu sudah tidak mematuhi Dasar Tingkah laku Penyiaran (P3) Th. 2012 Pasal 9 serta Pasal 14 dan Standard Program Tayangan (SPS) Th. 2012 Pasal 9 serta Pasal 15 Ayat 1. Berdasar pada pelanggaran itu, KPI Pusat memberi sangsi administratif Teguran Tertulis, ” demikian isi surat diambil dari situs resmi KPI.

Waktu hal semacam ini di tanyakan pada Ruben Onsu sebagai satu diantara pengisi acara andalan stasiun tv ANTV itu, ia mengakui belum juga ketahui tentang surat teguran. Hingga ayah satu anak ini tidak ingin memberi banyak komentar.

” Belum juga tahu. Saya belum juga baca (isi teguran). Baru hari ini kan saya lihatnya di Instagram ada yang nge-tag. Serta di group pesbukers belumlah ada omongan apa-apa. Kelak ingin bertanya segera saja (ke produser), ” kata Ruben di lokasi Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (16/3/2018).

Ruben mengakui lupa seperti apa urutan peristiwa karna aktivitas dan banyak beberapa orang yang didapati dalam sehari. ” Gue lupa ya (urutan). Ya Allah Mas, gue hanya inget tanggal gajian doang sama gajian karyawan gue. Sehari saja acara gue di siang bintang tamu enam, pada malam empat orang, PESBUKERS terlebih bejibun, belum juga acara dangdutan, ” ujarnya.

Elly Sugigi Bicara Kotor, Program ‘PESBUKERS’ Terkena Tegur KPI
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *