Jakarta – Dua musikus papan atas Tanah Air, Ridho Hafiedz (Ridho Slank) serta Marcello Tahitoe (Ello), mempunyai persamaan latar belakang suku, yaitu saling orang Maluku. Rupanya, persamaan mereka tidak sampai situ. Masalah misi serta visi juga mereka mempunyai keserupaan.

Ridho Slank serta Ello saling membuat warung makan dengan citra perasaan Maluku yang dinamakan Warung Katong. Mereka saling ingin mengenalkan budaya Maluku dengan buka usaha kuliner.

Ada tiga ruang dalam warung makan yang dirintis Ridho Slank serta Ello ini, yaitu kopi katong, warung mada, serta porto bar. Tidak cukuplah disana, kedua-duanya sampai menghadirkan koki serta rempah-rempah dari Ambon.

“Tidak hanya menu makanan, keunikan Maluku seperti Nasi Lapola serta Papeda, kopi sebagai budaya Maluku, Melting Pot, semenjak awal rekonsiliasi Ambon serta warung kopi jadikan Kopi Katong salah satunya keunikan dari warung makan ini,” kata Ridho Slank waktu didapati wartawan, baru saja ini.

Satu perihal yang telah menyatu dengan akar budaya Maluku ialah musik. Warung Katong juga menyiapkan panggung untuk bermusik yang dikurasi langsung oleh Ridho Hafiedz serta Ello.

Hingga, diinginkan warung mereka itu dapat memberi akses buat rekan-rekan yang ingin bermusik di warung makan yang terdapat di Bandung ini.

Ridho Slank serta Ello Kerjasama, Tetapi Bukan di Dunia Musik
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *