Selama 2018 ini, sederet pesohor Tanah Air terlilit masalah pemakaian obat-obatan terlarang, seperti satu diantaranya Tio Pakusadewo. Hari ini, Senin (28/5), Tio menajalni sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Seperti di ketahui, sidang dengan agenda sama terlebih dulu pernah dipending karna berkas tuntutan dari Jaksa Penuntut umum belum juga komplit. Kesempatan ini, rupanya sidang mesti kembali diundur dengan argumen yang masih tetap sama.

” Sedianya kami juga akan bacakan tuntutan, tapi surat tuntutan belum juga usai dibacakan, tetap dalam sistem. kami mohon izin satu Minggu untuk membacakan tuntutan hari Senin tanggal 4 Juni 2018, ” tutur JPU didalam ruangan sidang.

Aliadi Sembiring sebagai Majelis Hakim pada akhirnya mengambil keputusan sidang dipending. Pastinya beliau juga berpesan kepada pihak JPU supaya sesegera mungkin saja merampungkan berkas tuntutannya.

” Tuntutannya belum juga siap kata Jaksa. Tapi bila pak Jaksa ini peluang paling akhir ya. kasihan orang, jadi kita tidak sidang-sidang. Oke pak Jaksa tolong ya agar tidak mundur-mundur sekali lagi pada hari Senin tanggal 4 Juni 2018 acara tuntutan, ” tutur Aliadi tegas.

Raut kecewa segera tergambar terang di muka Tio. Walau demikian, pria berumur 54 th. ini pilih untuk bersabar walau sesungguhnya cukup jengkel. Ditambah lagi dianya waktu itu tengah melakukan beribadah puasa.

” Masih tetap puasa, kelak bila kita kecewa, kita geram, saya batal sekali lagi. Jengkel itu hanya miliki beberapa orang yang kalah, saya telah salah, telah menyerah, tapi semoga tidak selalu jadi kalah ” tutur Tio pada mass media.

Seperti di ketahui, Tio digerebek pihak berwajib di tempat tinggalnya, lokasi Ampera, Jakarta Selatan 22 Desember 2017 yang lalu. Saat itu, pihak kepolisian mengamankan beberapa tanda bukti, seperti 3 plastik kecil sabu berat 1, 06 gr, seperangkat alat hisap serta 1 buah telepon genggam.

Sidang Tuntutan Dipending Sekali lagi, Tio Pakusadewo Bersabar Karna Puasa
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *