Indonesia tengah berduka. 13 orang wafat dunia dalam tragedi pengeboman 3 gereja di Surabaya, Minggu (13/5). Penyanyi bertemura emas, Vidi Aldiano ikut-ikutan berkomentar tentang tragedi mengerikan itu saat didapati di bilangan Senayan, Jakarta Pusat.

Terkecuali sedih, Vidi juga terasa begitu geram pada tindakan terorisme yang berlangsung. Hal semacam ini jadi bukti kuat bila sekarang ini Bangsa Indonesia tengah dalam keadaan kritis darurat. Means, beberapa hal yang perlu dibenahi oleh pemerintah, juga penduduknya.

” Ya dapat dibuktikan ada tindakan terorisme karna kurang pendidikan, mentalnya buruk, tidak miliki otak. Gue kesel banget. Menurut gue itu sinyal bila Indonesia sekali lagi kritis darurat, ” tutur Vidi.

” Hilang ingatan man th. 2018 kok masih tetap ada orang yang berfikir radikal. Buat gue itu kesel serta ingin ngumpat rasa-rasanya. Itu tuturnya yang bawa bom ibu serta bawa-bawa anak, gue tidak ngerti alur fikir bagaimana. Itu gue fikir mindset orang Indonesia memanglah masih tetap mesti diperbaiki sekali lagi, ” sambungnya penuh amarah.

Di dekat satu diantara lokasi pengeboman, ada toko usaha punya Vidi. Sesudah mendengar berita ini, pria berumur 28 th. itupun segera menghubungi beberapa karyawannya untuk meyakinkan bila mereka baik-baik saja. Ditambah lagi, terdapat banyak diantara mereka yang non-muslim serta mungkin pergi ke Gereja untuk melaksanakan ibadah di Hari Minggu.

” Iya itu dekat toko gue bomnya. Gue bangun tidur baca berita serta buat gue kesel, geram, sedih. Segera (gue check). Gue dengar berita itu gue telepon serta check semuanya tim gue yang disana. Terlebih non muslim, kan mereka harusnya ke gereja. Pagi-pagi serta toko gue itu memanglah di Jalan Diponegoro, di satu pos situ. Alhamdulillah aman, ” pungkas Vidi.

Tragedi Bom Gereja di Surabaya Berlangsung di Dekat Toko Punya Vidi Aldiano
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *